Rabu, (19-10-2016) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali'ul Falah (IPMAFA) mengadakan diskusi perdana yang dimotori oleh divisi intelektual bertempat di rumput hijau IPMAFA. Diskusi ini rencananya akan dilaksanakan secara rutin. 

Diskusi pertama ini membahas mengenai beberapa tema meliputi keresahan yang mereka alami sebagai mahasiswa PMI, kemudian bagaimana arti solidaritas menurut perspektif mahasiswa PMI. Acara yang dimoderatori kordinator Divisi Intelektual Muhammad Abdul Karim ini disambut antusias oleh mahasiswa PMI, terbukti dari puluhan mahasiswa yang hadir dari lintas semester dan hadir juga pada saat itu Ketua Prodi PMI Faiz Aminuddin.

Dalam diskusi tersebut, Hadiq dari semester 1 beranggapan bahwa ada sebagian mahasiswa telah mengalami cukup  progres belum memiliki wawasan sosial secara luas secara luas disebabkan pengalaman yang kurang dan minim pengalaman sehinggal sering terkesan malu-malu. 

Karim dari semester 3 juga mempunyai keresahan sebagai mahasiswa PMI yang belum dapat memahami jurusan PMI secara konkrit padahal jika dilihat di sisi konsepnya, PMI cakupannya luas di masyarakat. "Dulu sebelum saya masuk PMI saya suka dengan pendidikan sosial, setelah jadi mahasiswa ingin ikut organisasi yang ada dikampus. Saya mempunyai pikiran mahasiswa kalau tidak bergerak mandiri pasti program dan kagiatan tidak akan berjalan" ungkapnya.

Labib dari semester 5 memberikan wawasan mahasiswa bahwa ketika sudah memasuki semester atas maka tidak hanya wawasan di bangku kuliah yang dibutuhkan tetapi pengalaman di luar kampus juga penting. Sebagai mahasiswa PMI memang dibutuhkan lahan praktek atau laboratorium untuk mengaplikasikan teori yang didapat.

Faiz Aminuddin pada closing statement memberikan pemaparan singkat mengenai solidaritas bahwa "Solidarity is konformitas, kohesifity & obidien" yaitu pengaruh sosial ketika seseorang mengubah sikap dan tingkah laku mereka agar sesuai dengan norma sosial yang ada. 

Dengan adanya forum diskusi seperti ini, diharapkan dapat mempererat rasa solidaritas dan kekompakan sesama mahasiswa PMI, karena nilai dasar inilah yang nantinya akan menjadi bekal untuk bergerak sebagai social worker.

“Saya bisa melakukan hal-hal yang anda tidak bisa, dan anda bisa melakukan hal-hal yang saya tidak bisa; bersama-sama kita dapat melakukan hal-hal yang besar” –Mother Teresa-

Reporter: Fawwad Niam, Rofiq , Aimma

Share To:

Post A Comment: