Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mathaliul Falah, Pati, Jawa Tengah, akan menyelenggarakan wisuda III pada Sabtu, 6 Desember 2014. Agenda ini diselenggarakan di Auditorium Kampus STAIMAFA, Margoyoso, Pati. Sebanyak 79 mahasiswa telah menyelesaikan program belajar di kampus, dan berhak menjalani prosesi wisuda pada tahun ini, terdiri dari 33 mahasiswa PBA (Pendidikan Bahasa Arab), 37 mahasiswa Perbankan Syariah (PS), dan 9 mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).
Ketua STAIMAFA, H. Abdul Ghoffar Rozien, M.Ed, mengungkapkan bahwa sudah saatnya sarjana menjadi bagian dari penggerak masyarakat. “Saya mendoakan agar mahasiswa lulusan STAIMAFA, menjadi bagian penting dari masyarakat. Saatnya untuk menjalani hidup yang sebenarnya, dengan aktif sebagai penggerak perubahan sosial di masyarakat,” ungkapnya.
Rozien juga mengungkapkan bahwa saat ini, mahasiswa harus cerdas, kreatif dan inovatif agar mampu berkompetisi di tengah ketatnya persaingan sumber daya dan peluang kerja. Apalagi, pada tahun 2015 mendatang, Indonesia memasuki era baru pasar bebas, dalam kawasan Asia Tenggara, yakni Asean Free Trade Area (AFTA). “STAIMAFA sudah menyiapkan kurikulum yang sesuai dengan tuntutan kompetisi zaman sekarang. Yakni, memiliki basis moral, cerdas menangkap peluang dan berpikir visioner. Kampus ini menjadi ruang pembelajaran dan berbagi pengalaman, dengan basis nilai-nilai pesantren, entreprenurship dan skill riset,” tegasnya.
Dalam wisuda kali ini, narasumber yang akan hadir yakni Ir. Darmawan Prasodjo, Ph.D (angota tim Reformasi Minyak & Gas) pada Kabinet Kerja, Jokowi-Jusuf Kalla. Darmawan akan memberikan pandangan baru tentang bagaimana menyiapkan sumber daya yang kompetitif dan cerdas di tengah tantangan akademisi dan praktisi menjelang AFTA 2015
Share To:

Post A Comment: