Header Ads

Header Ads

Mahasiswa PMI IPMAFA Lakukan KKL I di Nagari Sungai Rumbai Timur, Sumatera Barat


         Dalam kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di penjuru dunia, manusia dengan berbagai tantangannya sedang mengalami permasalahan multi dimensi. Di samping manusia berusaha untuk bertahan hidup dengan menjaga kesehatan melalui berbagai upaya mencegahan dan pengobatan, namun juga harus memikirkan dimensi sosial ekonomi secara luas. Pergolakan ekonomi terus terjadi di berbagai negara termasuk Indonesia. Imbasnya, masyarakat kecil dan marginal menjadi semakin sulit dalam memenuhi kebutuhan hajat hidupnya. 

        Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi permasalahan sosial ekonomi ini, salah satunya melalui program BLT Dana Desa. Berdasarkan Permendes No. 6 Tahun 2020 dana desa diatur sedemikian detail untuk bisa membantu masyarakat kecil dan marginal untuk meringankan masalah sosial ekonomi. Pelaksanaan di Lapangan tentu tidak mudah, berdasarkan prosedur yang ada harus dilaksanakan ulang berbagai tahapan penggunaan danadesa melalui Musdes atau Musyawarah Desa, penentuan penerima bantuan, pelaksana tugas, dan berbagai persiapan teknis lainnya,  hal ini harus dilakukan secara cepat dan hati-hati.

         Perguruan tinggi juga mengalami tantangan cukup besar dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, segenap civitas akademiknya, perguruan tinggi dituntut untuk tetap melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi setiap perguruan tinggi untuk bisa memaksimalkan potensi dan kemampuan yang ada. Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Institut Pesantren Mathali’ul Falah (PMI IPMAFA PATI) berusaha menyambut tantangan ini dengan tetap melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan Tahap I pada bulan Juni - Juli 2020 dengan mengusung tema “ Kebijakan Jaminan Pengaman Sosial melalui BLT DD”.  Melaui program ini, mahasiswa yang melaksanakan program kuliah secara daring atau online tetap bisa melaksanakan program KKL di desa masing-masing, atau desa terdekat yang disepakati. Sebagai wujud partisipasi nyata mahasiswa dalam proses pembelajaran, proses KKL ini diharapkan mampu mendekatkan mahasiswa dengan kondisi realita yang ada, dan mampu memberikan kontribusi akademik.

        Dalam berbagai aktivitas KKL I, Nur Atika Dwi wahyuni atau sering disapa Atika ikut andil  dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang bertempat di Nagari Sungai Rumbai Timur Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatra Barat.