Pati — Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut
Pesantren Mathali’ul Falah terus memperkuat mutu pendidikan melalui penyusunan
dan penandatanganan Kurikulum Outcome Based Education (OBE). Kegiatan tersebut
menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menyesuaikan sistem pembelajaran
dengan kebutuhan dunia kerja, industri, dan perkembangan kebijakan pendidikan
nasional.
Penyusunan Kurikulum OBE dilaksanakan selama tiga hari, mulai Kamis
hingga Sabtu, 14–16 Mei 2026, bertempat di Aula 2 Kampus IPMAFA. Kegiatan ini
difasilitasi oleh Lembaga Penjamin Mutu IPMAFA dan diikuti oleh seluruh dekan,
ketua program studi, serta sekretaris program studi di lingkungan IPMAFA.
Selama proses penyusunan, para peserta melakukan penyesuaian
capaian pembelajaran lulusan, struktur mata kuliah, hingga penguatan pendekatan
pembelajaran berbasis luaran (outcome). Kurikulum OBE dirancang untuk memastikan
kompetensi lulusan lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia
profesional, serta perkembangan industri dan teknologi.
Sementara itu, kegiatan pengesahan sekaligus penandatanganan naskah
Kurikulum OBE dilaksanakan pada Senin, 18 Mei 2026, di Ruang Rapat Lantai I
IPMAFA. Agenda tersebut dihadiri oleh unsur sekretariat rektorat, LPM IPMAFA,
para dekan, seluruh ketua program studi, dan sekretaris program studi.
Penandatanganan naskah kurikulum menjadi penanda keseriusan
institusi dalam melakukan transformasi pendidikan tinggi yang adaptif dan
berorientasi pada kualitas lulusan. Langkah ini juga merupakan implementasi
dari amanat Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu
Pendidikan Tinggi.
Melalui pengembangan Kurikulum OBE, Prodi PMI IPMAFA diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis, kemampuan adaptif, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat secara nyata.


0 Comments