Bukan Sekadar Magang, Prodi PMI IPMAFA Perkuat Kemitraan dengan DINSOSP3AKB Kabupaten Pati dengan Pengembangan Isu Perlindungan Perempuan dan Anak

 



PATI – Program magang mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DINSOSP3AKB) Kabupaten Pati resmi berakhir. Kegiatan penarikan mahasiswa dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026) di Kantor DINSOSP3AKB Kabupaten Pati.

Kegiatan penarikan tersebut dihadiri oleh Ketua UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Pati, Bapak Hartono, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Umdatul Baroroh, sejumlah staf UPTD PPA, serta mahasiswa Magang Prodi PMI IPMAFA.

Bagi mahasiswa, berakhirnya masa magang bukan sekadar penanda selesainya sebuah program. Selama berada di lingkungan UPTD PPA, mahasiswa memperoleh pengalaman untuk melihat secara lebih dekat bagaimana pengetahuan yang diperoleh di ruang kuliah berhadapan dengan realitas persoalan sosial di masyarakat.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa PMI, khususnya dalam memahami praktik pelayanan sosial, perlindungan perempuan dan anak, serta berbagai dinamika yang muncul dalam penanganan persoalan sosial di tingkat kelembagaan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak UPTD PPA Kabupaten Pati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terjalinnya kerja sama dengan Prodi PMI IPMAFA. Kerja sama yang telah berlangsung dinilai memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung sekaligus membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pelayanan sosial.

Tidak berhenti pada program magang, UPTD PPA Kabupaten Pati juga menyatakan kesediaannya untuk menjadi lembaga mitra penyelenggaraan magang mahasiswa Prodi PMI IPMAFA pada masa mendatang. Hal ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan hubungan kelembagaan antara kedua pihak.

 

Dari Ruang Kuliah ke Ruang Praktik

Bagi Prodi PMI, kegiatan magang merupakan salah satu ruang penting untuk mempertemukan teori, keterampilan, dan pengalaman lapangan. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep pengembangan masyarakat dari buku dan ruang perkuliahan, tetapi juga belajar membaca situasi sosial secara langsung.

Interaksi mahasiswa dengan lembaga mitra menjadi kesempatan untuk memahami bagaimana sebuah institusi bekerja, bagaimana pelayanan sosial diberikan, serta bagaimana berbagai persoalan masyarakat ditangani melalui pendekatan kelembagaan.

Karena itu, penarikan mahasiswa kali ini diharapkan tidak menjadi akhir dari hubungan antara Prodi PMI IPMAFA dan DINSOSP3AKB Kabupaten Pati. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi pijakan untuk membangun bentuk kerja sama yang lebih luas.

Ke depan, kemitraan diharapkan dapat berkembang tidak hanya dalam penyelenggaraan magang, tetapi juga mencakup pengembangan keilmuan, penelitian, diskusi akademik, pengembangan kapasitas, maupun kegiatan lain yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi semacam ini menjadi penting karena perguruan tinggi dan lembaga pelayanan publik memiliki ruang kontribusi yang saling melengkapi. Perguruan tinggi membawa perspektif akademik dan pengembangan keilmuan, sementara lembaga mitra menghadirkan pengalaman praktis serta pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan berakhirnya masa magang mahasiswa Prodi PMI IPMAFA di DINSOSP3AKB Kabupaten Pati, satu proses pembelajaran telah dituntaskan. Namun, hubungan kemitraan yang terbangun diharapkan justru membuka ruang bagi kolaborasi baru yang lebih luas dan berkelanjutan.


0 Comments

CS Icon